BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 30 Oktober 2010

Ketahui Lebih Dalam Kanker Payudara


Apa yang pertama kali terucap ketika mendengar kata Kanker Payudara??? Bisa jadi jawabannya adalah.. AstagfirullahAladzim.. dan amit-amiiiiitttt... Ya Allah jangan sampe.. kanker payudara memang merupakan salah satu momok menakutkan bagi semua wanita. Kanker payudara (Carcinoma mammae) merupakan penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma.
Kanker Payudara Dalam Angka...
Tahukah kamu 1 dari 8 perempuan Indonesia beresiko terkena kanker payudara? Menurut WHO 8-9% wanita akan mengalami kanker payudara. Ini menjadikan kanker payudara sebagai jenis kanker yang paling banyak ditemui pada wanita. Menurut WHO, tahun 2000 diperkirakan 1,2 juta wanita terdiagnosis kanker payudara dan lebih dari 700,000 meninggal karenanya (Roche 2010).

Gambar 1 Anatomi payudara
 Apa sih penyebabnya?
Menurut Kresnawan (2010), penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: Faktor reproduksi, Penggunaan hormon, Penyakit fibrokistik, Obesitas, konsumsi lemak, Radiasi, Riwayat keluarga dan faktor genetik.
Bagaimana Ciri-Cirinya??
Gejala klinis kanker payudara dapat berupa Benjolan pada payudara semakin lama akan semakin besar dan erosi atau eksema puting. Ciri-ciri lainnya antara lain:
• Pendarahan pada puting susu.
• Rasa sakit atau nyeri pada umumnya baru timbul apabila tumor sudah besar, sudah timbul borok, atau bila sudah muncul metastase ke tulang-tulang.
• Kemudian timbul pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, bengkak (edema) pada lengan, dan penyebaran kanker ke seluruh tubuh (Handoyo, 1990).
Tenang.. dapat dicegah ko...
Kejadian kanker payudara dapat dicegah dengan cara sebagai berikut Menyusui >2 th, ASI ekslusif sampai dengan 6 bulan, menjaga Indek Masa Tubuh (IMT) pada umumnya berkisar 20-25 kg/m2, menghindari alcohol, membuat aktifitas fisik menjadi kegiatan sehari-hari, mengurangi kegiatan nonton TV, computer, game, dan internet yang berlebihan, dan membiasakan diri mengkonsumsi makanan seimbang (Healthy Diet) (Kresnawan 2010).
SADARI!!... Waspadalah!! Waspadalah!!
Ada baiknya kita melakukan deteksi dini sejak awal untuk menghindari kanker yang berbahaya ini. Salah satu caranya adalah dengan SADARI: Periksa Payudara Sendiri.
Bagaimana Cara Melakukan SADARI?
Sadari atau Sarari yang merupakan singkatan dari "Periksa Payudara Sendiri". Dianjurkan agar pemeriksaan dilakukan 1 bulan sekali setelah menstruasi kira-kira 4-7 hari setelah menstruasi.

Gambar 2 Cara melakukan “SADARI”


Pada pemeriksaan ini, hal yang dilakukan adalah:
• Berdiri di depan cermin dengan posisi bahu lurus dan kedua tangan di pinggang.
• Angkat kedua tangan ke atas dan perhatikan apakah ada perubahan fisik payudara yang tampak.
• Tekan puting susu dan lihat apakah ada cairan yang keluar dari puting susu.
• Berbaring dan raba payudara bagian kanan dengan tangan kiri dan sebagainya. Buat pola memutar dan rasakan apakah pada payudara terdapat benjolan dan lainnya.
• Saat duduk atau berdiri coba pijat payudara untuk menemukan apakah ada benjolan yang mencurigakan. Raba daerah ketiak sampai perut untuk memeriksanya (Yuliana 2010).
DAFTAR PUSTAKA
Kresnawan T. 2010. Mengatur makanan untuk pencegahan dan terapi kanker payudara. RSCM
Roche. 2010. Nutraceutical.
Wijayakusuma H. 2006. Atasi Kanker Dengan Tanaman Obat. Depok: Puspa Swara, anggota IKAPI
Yuliana. 2010. Deteksi Dini melawan kanker payudara. RS pondok Indah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar